Wednesday, 2 December 2015

Radeon Software Crimson Edition Pengganti Catalyst Control Center Yang Sering Bermasalah?

Beberapa pengguna VGA Radeon sering kali kesal dengan Driver VGA-nya karena terkadang tidak support/ mengalami tidak kestabilan, akibatnya FPS games sering mengalami penurunan drastis. Menanggapi masalah tersebut AMD akhirnya meluncurkan Radeon Software Crimson Edition yang digadang - gadang lebih baik dari Catalyst Control Center. Radeon Software Crimson Edition ini telah dirancang ulang oleh pihak AMD, lebih stabil, dan lebih powerful.


Radeon Software Crimson Edition ini memberikan pengguna pengalaman baru yang luar biasa, terdiri dari 12 fitur baru termasuk fitur lama yang sudah ditingkatkan, peningkatan kinerja grafis hingga 20 persen lebih baik, dapat menyesuaikan penggunaan daya agar lebih efisien, dan pastinya kesetabilan software untuk seluruh jajaran produk AMD. Desain atau interface Radeon Software Crimson Edition ini menurut saya cukuplah menarik dan modern serta memudahkan pengguna untuk melakukan settingan pada GPU Radeon kebanggannya sepeti VSR, Eyefinity dengan sekali klik.

Radeon Software Crimson Edition ini juga menawarkan navigasi lebih intuitif, feature game manager, feature overdrive, feature video, dan feature display yang baru. Di dalam Radeon Software Crimson Edition ini juga kabarnya akan turut disertakan setting preset untuk memutar video dan juga konfigurasi display untuk berbagai keperluan dan jenis video yang berbeda. Radeon Software Crimson Edition juga dapat menjalankan waktu load game hingga 33 persen lebih cepat, kinerja game yang 20 persen lebih tinggi, dan efisiensi energi sistem hingga 1,8 kali dibandingkan Catalyst Control Center sebelumnya.



Dengan fitur Asynchronous Compute Engine milik GCN(Grapihc Core Next) dapat membantu meningkatkan frame per second (FPS) responsif dan latency yang rendah pada aplikasi Virtual Reality untuk pengalaman gaming yang lebih lancar pada semua hardware berbasis GCN.

Menarik untuk dicoba, saya sendiri sudah mencoba Radeon Software Crimson Edition dan menurut saya Radeon Software Crimson Edition ini sangat ringan kerika ingin dibuka alias cepat dan responsif, pertama kali membuka Radeon Software Crimson Edition ini tampilannya juga menarik dan sesuai dengan desain software modern yang smooth.

Cara mendowload Radeon Software Crimson Edition:
  1. Pertama dowload Radeon Software Crimson Edition pada situs resmi AMD .
  2. Pilih menu Lastest AMD Drivers and Software.
  3. selanjutnya pillih tipe Radeon kamu Radeon Fury/FuryX, R9/R7 300 series, atau R9/R7 200 series, APU Series.
    Pilih OS kalian
  4. Klik downoad Radeon Software Crimson Edition.

 Cara Install Radeon Software Crimson Edition:
  1. Uninstall driver yang lama, saya sarankan memakai aplikasi DDU(Display Driver Uninstaller)
  2. Untuk berjaga-jaga bersihkan dulu registry komputer/laptop kalian
  3. Setelah itu install file Radeon Software Crimson Edition yang sudah kalian download tadi, tunggu sampai selesai, dan langsung restart PC/laptop kalian.

Penjelasan menu yang terdapat di  Radeon Software Crimson Edition


Sumber: amd.com, amd-id.com

Wednesday, 21 October 2015

Review Acer E5-552G Notebook AMD Carizzo Pertama

AMD akhir tahun kemarin telah memperkenalkan APU terbarunya yaitu AMD "Carizzo". “Carrizo”, adalah kode nama prosesor APU AMD terbaru yang kini sudah memasuki iterasi generasi yang ke-6.
Pada tanggal 26 Agustus kemarin AMD secara resmi meluncurkan Notebook bertenaga AMD APU generasi ke-6 di Indonesia dengan menggandeng Brand notebook terkenal yaitu Acer, performa yang powerful dan tentunya lebih hemat daya dari APU generasi sebelumnya.

Acer E5-552G ada 2 tipe, yang satu Acer E5-552G menggunakan prosesor AMD APU FX-8800P dengan 12 Compute Cores (4 CPU + 8 GPU) dan yang satu lagi Acer E5-552G menggunakan prosesor AMD APU A10-7800P dengan 10 Compute Cores (4 CPU + 6 CPU).
AMD FX-8800P merupakan Processor dengan kasta tertinggi di seri AMD Carrizo dengan dipadukan dengan RAM dual-channel 2x4GB sanggup menjalankan aplikasi atau game yang membutuhkan RAM yang banyak. Sedangkan untuk prosesor APU A10-8700P sendiri tersedia untuk Anda dengan RAM 2x2GB yang sangat cocok untuk melakukan pekerjaan harian hingga mainstream gamingdengan harga yang lebih terjangkau.


Kedua varian juga sudah dilengkapi dengan fitur Dual Graphics Radeon R8 M365DX untuk dongkrak performa. Tak perlu khawatir dengan kemampuan notebook-notebook ini beradaptasi dengan teknologi mendatang karena APU dan grafisnya yang sudah berbasis arsitektur GCN (Graphic Core Next) sudah pasti mendukung Windows 10 dan API terbaruDirectX 12.

APU ini sangat tangguh untuk menyajikan hiburan kualitas premium mulai dari online game lancar bahkan hingga memutar video kualitas 4K berkat hardware decode HEVC (High Efficiency Video Coding) yang tertanam di dalamnya. Tak hanya itu APU ini juga sudah mendukung arsitektur Heterogenous System Architecture HSA 1.0 secara penuh, yang artinya memberi kesetaraan peran antara CPU dan GPU untuk saling bekerjasama mengolah tugas komputasi menjadi lebih cepat dan lebih efisien.

Acer E5-552G memiliki beberapa fitur yang membuat kalian makin nyaman bermain game. Acer Blueshield Technology akan membuat matamu betah berlama-lama di notebook ini. Fitur ini akan mengurangi sinar biru yang membuat mata lelah dan kering. Jadi kalian bisa memainkan game selama yang kalian mau tanpa khawatir mata kalian lelah.

Berikut beberapa foto bechmark Acer E5-552G ketika memainkan game - game online


    Daya tahan baterai hampir dua kali lipat lebih lama saat bermain game tanpa charger.
Daya tahan baterai juga kini menjadi lebih tahan lama jika dibandingkan dengan APU berbasis Kaveri sebelumnya. Hal ini dapat tercapai karena arsitektur 6th Generation APU yang lebih efisien.

Berikut perbandingan antara Acer E5-552G yang menggunakan prosesor
AMD APU FX-8800P dengan 12 Compute Cores (4 CPU + 8 GPU) dan Acer E5-552G
menggunakan prosesor AMD APU A10-7800P dengan 10 Compute Cores (4 CPU + 6 CPU).

Tidak hanya sanggup memainkan game - game online seperti Dota2 atau League of Legend, notebook ini juga sanggup memainkan game - game terkini dengan lancar seperti DiRT Rally, GTA V.



sumber: amd-id.com, amd.com

Friday, 14 August 2015

Review AMD Radeon R9 380

Sebelumnya kita sudah membahas vga terbaru dari AMD Radeon R9 390 dan R9 390X, nah kali ini kita akan melihat sepesifikasi R9 380 yang kemarin secara bersamaan dilaunching.
Sama seperti R7 300 series dan R9 300 series, seri R9 380 juga merupakan rebrand dari seri seri R9 200 series hanya melakukan perubahan dengan VRAM-nya saja.


Sama seperti pendahulunya R9 285, R9 380 ini juga menggunakan chip yang berkode "Tonga". Mengusung 1792 stream prosesor yang dipadukan dengan 112 TMU dan 32 ROPs dengan kecepatan core yang dapat di tingkatkan hingga 918MHz (boost). Memiliki dua varian VRAM yaitu 2GB GDDR5 dan 4GB GDDR5 dan beroperasi pada kecepatan 5700Mhz. Dan dipadukan dengan memori interface sebesar 256-bit.
Bicara mengenai konsumsi daya R9 380 ini membutuhkan 2x6pin power tambahan dengan konsumsi daya sekitar 190 Watt. Karena ini vga terbaru tentunya sudah mendukung API terbaru seperti DirectX12, Vulkan, Mantle, dan AMD melengkapi fitur VGA ini dengan dukungan FreeSync, VSR (Virtual Super Resolution), dan Frame Rate Target Control. Fitur FRTC(Frame Rate Target Control) dapat membatasi frame rate dari sebuah game dan dapat menghemat konsumsi daya.

Melihat spesifikasi diatas, R9 380 pasti berfikiran sanggup menjalani game - game dengan lancar. Ya memang benar, R9 380 ini sanggup menjalani game - game terbaru untuk melihatnya mari simak video dibawah ini.
   
Setelah melihat video tersebut terbukti R9 380 ini sanggup menjalani game - game terbaru dengan lancar berikut hasil benchmark dari MW Technology.





Terbukti R9 380 ini dapat mengungguli GTX 960 walaupun pada pengujian bermain GTA V beda tipis FPS nya pada resolusi 1080p.
Berikut spesifikasi lengkap R9 380



sumber: amd.com,amd-id,youtube.com

Thursday, 13 August 2015

Apa itu AMD Mantle?

Mantle adalah teknologi API serupa dengan DirectX atau OpenGL. Teknologi ini didesain AMD untuk mempermudah developer mengakses hardware dan sofware serta mengurangi bottlenecks pada CPU.
Apa fungsi API? secara sederhana API digunakan untuk menghubungkan aplikasi/game 3D dengan GPU. AMD merancang API ini agar lebih dekat dengan hardware dan membuat hardware tersebut bekerja dengan lebih optimal.


Mantle akan mengoptimalisasi kerja GPU dalam mengakses dan melakukan proses grafis berkecepatan tinggi secara langsung dan gap yang lebih pendek, karena Mantle di desain AMD untuk bekerja dengan Lebih efisien dalam memproses workload. 
Mantle memberikan pengalaman yang ada pada game konsol karena perbedaan antara PC dan konsol adalah perbedaan kode level abstraksi, di konsol kode level abstraksi sedikit berbeda dengan PC yang kode abstraksi yang tinggi karena harus mendukung beragam hardware lainnya, yang mungkin di-custom oleh pengguna.
Walaupun Mantle tidak menyulap PC kalian seperti konsol, namun setidaknya Mantle memberikan solusi bagi para developer untuk memanfaatkan hardware secara sempurna.


Mantle : Memaksimalkan Perfoma
  • Multi-Threading, dangan memanfaatkan CPU core Mantle membuka potensi untuk menggunakan seluruh core tersedia untuk meningkatkan perfoma.
  • Efisiensi Memori, dengan melakukan kontrol penuh pada alokasi memory dan akses yang lebih fleksibel pada data yang didalamnya.
  • Akses GPU-Control, Mantle membantu akses control langsung ke GPU dengan cara memberi perintah API yang dapat dapat di-translate menjadi perintah yang dimengerti GPU.
Simak video dibawah:
 


Sumber:
amd.com,amd-id.com,youtube.com,jagatreveiw.com